11 November 2010

“ Wireless dan Terminal pada Telematika “

“ Wireless dan Terminal pada Telematika “

Anggota :

Bekti Febriyani ( 10107334 )

Kensawitri Wulandari ( 10107970 )

Wireless pada Telematika

Wireless atau jaringan tanpa kabel, biasa diartikan lebih jelas dengan arti keterhubungan sebuah jaringan dengan cara mengkoneksikan kelompok komputer satu dengan yang lain berfungsi untuk saling berbagi informasi maupun layanan berupa pertukaran antar data, sharing printer ataupun dalam rangka pengaksesan Internet. Hal tersebut dapat memudahkan pengaksesan dalam suatu kantor, biasanya sinyal yang digunakan adalah sinyal radio, selain itu keuntungan dari sistem jaringan ini adalah bersifat simple hingga harga jaringan wireless ini lebih mahal jika dibandingkan dengan menggunakan tekhnologi Ethernet kabel biasa lainnya.

Jika dalam mengkoneksikan ada sebuah hambatan dalam hal lokasi maka jaringan wireless ini lah yang dapat dijadikan sebuah solusi.

Apabila sebuah PC dalam suatu jaringan wireless dilengkapi dengan radio tranceiver, yang lebih dikenal dengan adapter, maka adapter yang digunakan untuk mengirim dan menerima sinyal radio dari dan ke PC lain dalam suatu jaringan tersebut dapat lebih menguntungkan user karena akan mendapatkan banyak adapter dengan konfigurasi internal dan eksternal yang baik digunakan untuk PC desktop maupun notebook .

Biasanya dalam sebuah Wireless LAN dapat digunakan sebuah topologi, dapat digunakan topologi ad-hoc yaitu setiap PC dilengkapi dengan sebuah adapter wireless LAN yang pengiriman dan penerimaan data ke dan dari PC lain dilengkapi dengan adapter yang sama atau dengan topologi infrastruktur berupa tiap-tiap PC mengirim dan menerima data dari sebuah titik akses, yang dipasang di dinding yang berupa sebuah kotak kecil berantena.

Namun pada penggunaan jaringan wireless LAN harus dengan produk dari produsen yang sama karena jika produk dari produsen yang berbeda-beda terkadang menyebabkan tidak kompatibel.

Terminal pada Telematika

Dalam sistem komputer terdapat alat input dan alat output, Alat yang hanya berfungsi sebagai sebagai alat input dibagi menjadi alat input langsung dan tidak langsung. Suatu inputan yang dimasukkan langsung diproses oleh alat proses disebut dengan alat input langsung. Alat input tidak langsung pemrosesanya melalui media tertentu terlebih dahulu sebelum suatu input diproses oleh alat pemroses. Contoh alat input tidak langsung berupa papan ketik yang biasa disebut dengan keybord, pointing device (misalnya mouse, touch screen, light pen, digitizer graphics tablet), scanner (misalnya magnetic ink character recognition, optical data reader atau optical character recognition reader), sensor , voice recognizer. Alat input tidak langsung contohnya keypunch yang dilakukan melalui media punched card, key- to-tape dan key-to-disk. Beberapa alat input mempunyai fungsi ganda, tidak hanya sebagai alat input tetapi juga berfungsi sebagai alat output sekaligus.Alat yang memiliki fungsi ganda itu disebut dengan terminal.

Terminal adalah salah satu perangkat penghubung antar komputer yang ditujukan sebagai media komunikasi yang alat penghubungnya dapat berupa kabel atau melalui alat komunikasi lainnya. Penggolongan terminal terbagi menjadi tiga bagian yaitu intelligent, non intelligent, serta smart intelegent.

Arsitektur serta Layanan pada Telematika

Arsitektur serta Layanan pada Telematika
( Architecture and Services in Telematics )


Mengenal istilah arsitektur, arsitektur adalah sebuah istilah unik yang bermakna merancang. Ya arsitektur lebih dikenal dengan arti merancang, namun lebih detail tentang itu menurut saya arsitektur itu berarti sebuah ilmu mengkreasikan sesuatu menjadi suatu seni yang bermakna. Sedangkan telematika itu sendiri seperti yang sebelumnya telah dibahas, telematika berarti komunikasi jarak jauh. Jadi arti pembahasan sesuai judul diatas jika dimaknai berarti seni merancang atau mengkreasikan tampilan komunikasi jarak jauh agar dapat berkomunikasi dengan baik meski dalam jarak yang berjauhan.

Arsitektur pada telematika terbagi dua macam, yaitu :
• Server – Side
Server adalah penyedia informasi maupun data yang nantinya informasi itu akan di share. Mengacu pada dua istilah tersebut dalam komunikasi jarak jauh, server bisa dicontohkan sebagai penyedia layanan berupa google.com
• Client
Client adalah pihak yang meminta sebuah informasi maupun data dari pihak penyedia, Contoh client yaitu user yang menggunakan layanan dari server dengan computer pribadinya.

Selain perancangan didalam arsitektur itu penting, satu lagi yang juga dianggap penting dalam komunikasi jarak jauh, yaitu service. Service itu sendiri berarti
Didalam telematika service terbagi tiga yaitu ;
1. Layanan Informasi (Information Service)
Layanan telematika ini merupakan gabungan antara sistem komunikasi dan benda yang dapat bergerak contohnya seperti mobil, hal tersebut berguna agar informasi yang ditawarkan dapat secara langsung ditawarkan atau sampai kepada konsumen akhir. Salah satu contohnya adalah Internet Service berupa M-Commerce.
2. Layanan keamanan (Security Service)
Kedua adalah layanan telematika berupa layanan keamanan. Fasilitas yang disediakan oleh layanan kedua ini berguna untuk mengawasi dan memberikan informasi apabila terjadi sesuatu yang berjalan tidak sesuai dengan ketentuan. Selain itu layanan ini dapat mencegah serta mengurangi pencurian data dan kejahatan pada jaringan.
3. Layanan Context-Aware dan Event-base (Context-Aware Service)
Layanan ketiga pada telematika ini yaitu Context aware. Context_Aware itu sendiri berarti adalah kemampuan sebuah sistem untuk melakukan penyesuaian dengan kebutuhan yang ada guna memahami user, lingkungan serta jaringan yang digunakan. Contoh layanan Context-Aware dan Even-base diantaranya adalah navigation dan LBS (Location-Based Service).